0
Dikirim pada 06 Desember 2015 di Uncategories

Kita mungkin semua memiliki setidaknya satu teman yang terus-menerus negatif.

Bagi saya, satu orang datang ke pikiran. Dia hanya negatif tentang segala sesuatu. Jika sesuatu yang positif terjadi di tempat kerja, dia langsung akan salah menafsirkan sebagai negatif. Misalnya, makan siang gratis tidak sikap yang baik, itu karena mereka lebih bekerja kita. Menurutnya, setiap pekerja lainnya menderita inefisiensi. Aku benar-benar takut melihat dia ketika aku masuk ke kantor. Mendengarkan beberapa rants sehari-hari menjadi begitu memakan-nya energi energi negatif tentu mengurangi antusiasme saya. Aku bahkan menangkap diriku mirroring beberapa gerakan konstitusi yang negatif.

Tidak ada lagi! Aku harus mengabaikan dia.
Tapi, mengapa ini terjadi?

Kami adalah makhluk sosial. Kami mendambakan interaksi dengan orang lain dan tidak bisa hidup dalam isolasi. Interaksi sosial dapat melindungi kesehatan dan jiwa kita. Tapi, semua interaksi sosial yang bermanfaat? Seperti skenario di atas saya menunjukkan: tidak ada, beberapa interaksi sebenarnya berbahaya bagi kesehatan kita.
Berikut adalah lima penjelasan mengapa dan bagaimana berada di sekitar orang-orang negatif merugikan kita secara psikologis dan biologis:

1. Pesimis Mindset:

Kami menghasilkan pengalaman yang konsisten dengan pola pikir saat ini di otak kita.

Itu sebabnya teka-teki yang sangat menyenangkan. Teka-teki mengharuskan kami meninggalkan pola pikir umum dan menggunakan satu yang berbeda untuk menyelesaikannya. Persepsi realitas, yang tergantung pada pola pikir saat ini, sangat penting untuk kesehatan mental kita. Apakah kita melihat gelas sebagai setengah kosong atau setengah penuh?

Berada di sekitar orang yang terus-menerus mengeluh atau terlalu pesimis membuat lebih sulit untuk terlibat pola pikir optimis untuk menafsirkan dunia di sekitar kita.

2. Mirroring:

Manusia memiliki sel-sel otak yang disebut neuron cermin. Sel-sel ini sangat penting untuk empati, secara harfiah menempatkan pikiran kita pada posisi orang lain. Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika Anda bergaul dengan seseorang untuk waktu yang lama, Anda mulai berbicara seperti mereka (kadang-kadang bahkan mengambil aksen mereka) dan mengadopsi kekhasan mereka? Atau jika seseorang di sekitar Anda menguap, Anda juga tak terkendali menguap?

Terima neuron cermin Anda untuk itu. Kami cermin emosi masing-masing juga. Ketika kita sekitar orang-orang negatif, neuron cermin kami menangkap itu. Akhirnya, kita mengadopsi sikap seperti mereka (pikiran menakutkan).

3. Hati Mengalahkan & Breathing Sinkronisasi:

Kita adalah makhluk sosial dan otak kita dirancang untuk memfasilitasi yang luar kesadaran kita. Ketika kita melihat orang yang kita cintai dalam bahaya, hati kita dan pola pernapasan sinkronisasi dengan mereka. Sebuah penelitian di Denmark Aarhus University menunjukkan bahwa ketika seorang pengamat terkait jam tangan nya relatif / teman berjalan di atas bara, dua sinkronisasi tarif panas mereka. Denyut jantung tentu meningkat ketika kita marah, tapi studi ini menunjukkan bahwa hal itu juga meningkatkan ketika kita sekitar orang-orang yang marah. Peningkatan kebiasaan denyut jantung dapat menyebabkan masalah kardiovaskular.

4. Hormon sync:

Pernahkah Anda perhatikan apa yang terjadi jika Anda berbagi ruang kantor dengan wanita lain? Setelah bertahun-tahun bekerja sama, siklus menstruasi perempuan yang sync dengan rekan kerja perempuannya. Alasannya adalah karena feromon. Ini adalah hormon yang dirilis pada individu (pria atau wanita), yang mempengaruhi perilaku individu lain. Ini juga mengapa laki-laki yang tinggal dengan mitra hamil mereka juga menunjukkan perubahan hormon seperti penurunan kadar testosteron.

Orang negatif memiliki tanda tangan hormonal yang berbeda. Bergaul dengan mereka juga dapat mempengaruhi sistem hormonal kami karena feromon.

5. Otak otomatis kami:

Kami memiliki dua otak: salah satu yang effortful dan salah satu yang otomatis dan mudah. Yang effortful bertanggung jawab untuk keputusan kami untuk membaca artikel ini, membuat rencana dan setiap perilaku disengaja. Yang mudah bertanggung jawab atas semua reaksi otomatis kami. Boleh dibilang, itu adalah otak otomatis yang bertanggung jawab untuk banyak perilaku kita dan kadang-kadang itu mempermalukan kita.

Seperti waktu itu, saya bermaksud untuk pergi ke pertemuan dan terus berpikir tentang es krim favorit saya, dan menemukan diriku di depan toko. Atau berniat untuk menghubungi nomor telepon, tapi sengaja memanggil nomor telepon dari orang lain yang sudah di pikiran kita. Otak otomatis adalah tempat penyimpanan dari kebiasaan, pengalaman masa lalu, tetapi juga pengaruh lain. Jadi, ketika penyimpanan otak otomatis kita yang berantakan oleh pikiran negatif teman kita, apakah seperti Anda atau tidak, kita akan bereaksi sesuai.

Jadi, mengajukan diri pola pikir negatif, memoles cermin Anda, memperlambat detak jantung Anda, jangan naik roller coaster hormonal dan tidak mengacaukan otak Anda dengan sampah.

Tinggal jauh atau membatasi interaksi dengan orang-orang yang terlalu negatif. Jika Anda menduga bahwa Anda adalah orang yang negatif, maka mencari bantuan, kehidupan yang lebih baik menanti Anda.



Dikirim pada 06 Desember 2015 di Uncategories
comments powered by Disqus
Profile

Saya hobi menulis di http://grosirbajukoreamurah.com More About me

Page
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 67.975 kali


connect with ABATASA